Rabu, 15 Februari 2012

BORE-UP Jupiter Z

                   JUPITER Z
Rahasia merubah karakter mesin yamaha new jupiterZ adalah, BORE UP Yamaha Jupiter Z! Setelah kamu bongkar head cylinder dan block cylinder-nya, disitu kamu harusnya dapat membaca betapa besar potensi mesin yamaha. Konfigurasi mesin overstroke dengan langkah 57,9mm namun diameter piston 50mm,  yamaha seakan-akan hanya menciptakan mesin mio dengan sistem gigi transmisi,so sad.. but true…

Paket peningkat tenaga yang kita tawarkan adalah, membangun ulang konfigurasi mesinnya! Pekerjaan utama yang harus diganti adalah piston! Jika mio harian banyak yang mem-bore up hingga 150cc, kenapa pemilik new jupiterz atau vega zr takut? Tanamkan piston diameter 58mm, banyak pilihannya, mulai yang flat macam milik yamaha byson , atau mengadopsi milik honda sonic / cs1 yang agak jenong! Asyiknya , penanaman piston ini hanya memerlukan penggantian liner, tanpa harus membongkar crankcase dan memperlebar lubang tengah baut tanam.

Berapa kapasitas sekarang?


Dengan rumus V =  ( 3,1416 x D x D x S ) / 4000, dimana D adalah diameter piston , S adalah panjang stroke. Maka didapat kapasitas baru sebesar 152,97 CC. WOW!!! Penambahan hampir 40 cc adalah sebuah hal yang dapat dipastikan membuatmu bergetar saat menancap gas! Tapi sabar dulu. . . Kita mau memodifikasi mesin dengan presisi , ini tahun 2011 bro, bukan 90 an!


Penambahan 40 CC pada silinder akan berimbas pada rasio kompresi, melonjak jadi 11,6 : 1, Berani? Kalau ada pertamax plus selalu tidak apa-apa. Lagipula kompresi semakin tinggi keawetan usia komponen akan semakin menurun.

Noken as bagian pemasok bensin bisa di awali dengan membuka di kisaran 30 derajat, dan menutup di 80 derajat, begitu sebaliknya. LSA lebar lebih pas bagi yang masih ingin mempertahankan karburator kecil. LSA lebih sempit bisa dipakai untuk pemakaian karburator venturi extra besar , misal pe28mm. Penambahan luasan venturi sebanyak 10mm lebih, mengindikasikan penambahan lift sekitar 30 %.

Ini didapat dari rumusan 2 tak, setiap karbu direamer 1mm, lidah stoper biasanya dilebarkan 3 % dari standard! Yeah, kita memang ingin menciptakan mesin 4 tak, sekencang 2 tak, tapi tetep irit konsumsi bbm pastinya.Maka dari itu, main mesin yang pasti-pasti aja, jangan coba-coba hehehe…




Setelah dihitung-hitung , lift klep dikisaran 7.8milimeter, masuk di area 27 % masih aman dipakai harian. Instalasi pir klep swedia sebagai pembalik klep mutlak perlu, menggantikan pir katup standard. Sehingga bila dipasok otak pemicu pengapian macam BRT maupun REXTOR, masih sanggup menggapai RPM tinggi dengan aman jika sewaktu-waktu ingin mengejar honda tiger.


Penataan dapur pacu kelar! Urusan knalpot perlu dihitung ulang. Tinggal lihat buku catatan modifikasi mesin, dilirik tabel dimana klep ex mulai membuka di kisaran 80 derajat, torsi puncak dipatok di 9,000 RPM, maka panjang pipa utama adalah 21,5 inches. Jika dikonversi, panjangnya sekitar 55 centimeter. Untuk menghitung lebar diameter dalam knalpot nya tinggal lihat rumus dibahawanya,
ID = sqrt ( cid / ( p + 3 ) x 25 ) x 2.1

p adalah panjang pipa knalpot dalam satuan inchi, maka didapat hasil sebesar 26 milimeter, wow… besar sekali. Untuk memperkuat torsi bawah, maka primary pipe kita putuskan memakai sebesar 24mm, sedangkan porting buang 23mm, baru pada secondary pipe kita lanjut sebesar 26mm. Kemudian menggembung semakin besar selaras dengan panjang knalpot. Pengaturan silincer, tinggal lihat halaman sebaliknya, lebih menyukai untuk karakter trek panjang atau pendek, bisa diatur dari silincer. Yang terpenting kita memiliki patokan dasar panduan arah modifikasi kita, semua lancar.






Segitu aja dulu gan Sharing tetang Bore Up New Jupiter Z. Semoga bisa bermanfaat & motor agan semua jadi tambah kenceng... heeeheeeheee :D

Satria F


                                                        
                                                   FU RAJA JALANAN
Mesin Suzuki Satria Fu yang berkapasitas 150cc hasil dari perkawinan piston diameter 62mm dan stroke 48,8mm dengan perbandingan kompresi 10,4 ini harus kita rombak spesifikasi-nya jika anda memang berniat menjadi raja jalanan. Yang pertama mesti dilakukan adalah buat anggaran,Siapin duit dulu. Kan kalo gk ada duit mana bisa modif jadi kenceng

Selanjutnya kita akan merubah spek mesin menjadi stroke 61,8mm hasil dari stroke standar yang dinaikkan langkahnya 6,5mm dan piston 65mm merek hispeed yang sudah ada coakan klep buat 4klep.
Kalo dihitung kapasitas mesin nya menjadi :
V = 0,785 x 65 x 65 x 61,8 = 204,9cc

Nah, kapasitas segini sudah bisa buat turun drag resmi di kelas bebek 4tak sampai dengan 200cc ,drag dulu,pulang bisa di pakai ke pasar,hehehehe
Jangan lupa stroke yang naik 6,5mm ini membutuhkan paking blok bawah aluminium setebal 4,5mm.

Kemudian piston di buat dome dengan ketinggian 1mm saja lalu pangkas head sebanyak 0,5mm.
Ngomongin head pasti ngomongin klep juga.Langsung aja hajar klep standar (23-19) dengan klep ukuran 25 intake dan 21 exhaust.

Kemudian jangan lupa juga noken as di modif sehingga memiliki lift 7,8mm dengan durasi 280 intake dan 276 exhaust.
Langkah berikutnya, masih seputaran head, jangan lupa porting in dan ex menjadi lingkaran, kan standar nya oval.Porting dengan diameter saluran intake 28mm dan exhaust 27mm.
Untuk pegas klep pakai standar saja karena masih cukup kuat koq.  Masalah penyaluran tenaga alias kopling dan per kopling, bisa diganti dengan produk racing.. Pasti oke..


Pastikan juga magnet terkena bubut melingkar 1,5mm biar enteng dan menunjang akselerasi nantinya. Berikut masalah karburator.  Disini cukup pake karbu NSR SP berdiameter 28mm, jangan besar2 karbu nya, ntar susah cari lawan,,,

Setting pilot jet 42 dan mainjet 125.  Putaran angin 1,5putaran. Lalu untuk urusan pengapian, serahkan saja pada Rextor boleh yang adjustable atau yang programable – setting dari 15 derajad sampe 38 derajad di rpm 9000.  Limiter dipatok di rpm 14000 saja sedangkan untuk gigi rasio alias transmisi pake standar saja gak masalah.

MODIFIKASI MOTOR HONDA


            
                 Modifikasi Mesin Motor Honda Grand, Supra fit, dan Fit S

Gencarnya pabrikan mengeluarkan produk-produk baru yang syarat akan teknologi canggih memaksa kita untuk menyesuaikan setingan motor lama dengan produk baru terebut ya paling tidak nggak malu-maluin kalo ketemu dijalan. Ramuan jitu untuk meng-upgrade kemampuan Honda grand biar larinya kenceng.

Dapur pacu

Kita kudu benahi system air feul ratio dulu, karbu aplikasi milik Honda Kharisma dengan venturi polesan. Kemudian jarum skep pasang milik Honda Win yang memiliki dimensi lebih gemuk.
Sehingga debit bensin dapat ditingkatkan dalam waktu singkat. Katup in-ex mengaplikasi produk after market, dengan diameter 28mm – 24mm, urusan camshaft, Cuma nambah liftnya sekitar 2,8 mm, lewat memangkas pantat noken 1,2 mm.
Karena diperkirakan bukaan katup lebih tinggi maka diperlukan aplikasi pegas katup SuzukiThunder 125 yang mempunyai diameter lebih besar. Cara ini diperlukan untuk mencegah terjadinya floating. Langkah akhir untuk dapur pacu adalah memapas silinder Cop 0,5 mm, agar kompresi yang dihasilkan lebih padat.

Blok silinder

Blok silinder di bore-up lewat pemakaian piston Honda sonic RS-125 (58mm). alhasil kita harus mencari liner dengan diameter luar 65mm. masalah baru timbul, karena makin besarnya diameter piston posisi keempat baut tusuk sate rawan tergeser oleh diameter liner yang makin besar.
Untuk menghindari ini posisi liner dinaikkan 3mm dari blok silinder. Cara ini juga menyiasati agar spray hole jalur pompa oli pada crank case tak ikut tergeser dan diameter crankcase turut diperlebar menjadi 67mm, berikut dengan speling ruang muainya.
Volume (CC)
Karena stroke ori  Grand (49,5mm) dirasa kurang mumpuni, kita geser big end 2mm hasilnya stroke Grand meningkat 53,5mm sehingga kapasitas menjadi 141,2cc

RASIO DAN PENGAPIAN

Bagi para penggeber motor Honda 100cc pasti sudah banyak tahu kalo rasio gigi 3 dan 4 nanggung, maksudnya kalo 3 dibuat panjang gigi 4-nya drop. Sebaliknya kalo gigi 4 dibuat panjang gigi 3-nya memble
Untuk mengatasi masalah itu kita buat salah satu digigi 4-nya dengan perbandingan lebih rapat dengan gigi 3 sehingga dari 3 ke 4 motor bisa terus berakselerasi dengan baik.
Urusan pengapian kita gunakan CDI DC milik Suzuki Shogun 110 tahun 2002 yang bertipikal unlimiter.
Setelah semua recikan selesai tinggal memberi bahan bakar pertamax plus, busi iridium dan disempurnakan dengan final gear 40-14